Monday, 15 October 2012 11:01    PDF Print E-mail
Lima penari striptis dirazia polisi
Warta
RIDIN
WAPADA ONLINE


MEDAN - Petugas Kepolisian Daerah Sumatera Utara ( Polda Sumut) dan Satuan  Narkoba Polresta Medan dini hari tadi malam mengamankan 5 wanita penari striptis (penari telanjang) asal Jawa dan Jakarta dari Cafe Sempurna.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh saat dilakukan razia, ke-5 wanita penari striptis tersebut melayani tamu hanya dengan mengenakan celana dalam dan bra.

Ironisnya  lagi, salah satu dari ke-5 penari striptis tersebut masih berada dibawah umur dan razia yang dilakukan oleh pihak kepolisian Sat Narkoba Polresta Medan dan Kasubdit II Narkoba Poldasu ini merupakan razia rutin yang dilakukan setiap malam, terutama malam minggu dalam mengantisipasi peredaran narkoba.

Razia pertama kali dimulai dari Kafe Sempurna yang dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 5 penari striptis yang menggunakan celana dalam dan bra sedang melayani pria hidung belang.

Selain itu, ke-3 dari 5 wanita penari umbar syahwat tersebut tidak memiliki identitas diri dan hal ini diperparah lagi diketemukannya salah seorang penari striptis dibawah umur, Nur Halifa (17) asal jakarta yang dipekerjakan oleh Kafe Sempurna.

Menurut penari striptis yang masih dibawah umur, Nur Halifia (17) asal Jakarta mengatakan bahwa ia sudah bekerja di kafe sempurna ini selama 3 bulan.Ia dikontrak oleh pihak kafe sempurna direkrut dari jakarta dan dipekerjakan  sebagai penari.Ia dan ke-4 temannya tersebut berasal dari wilayah jakarta dan Jawa.

"Saya sudah 3 bulan ini bekerja di kafe Sempurna ini sebagai penari dan saya merupakan warga asal Jakarta yang direkrut oleh pihak Kafe Sempurna," ujarnya, hari ini,

Menurut salah seorang penari striptis, Fabiola Lintang (24) mengatkan bahwa ia direkrut dari jawa dan ia sudah dikontrak selama 3 bulan oleh manajemen Cafe  Sempurna sebagai penari.Dan selama 3 bulan bekerja, ia tinggal di sebuah rumah mess cafe Sempurna yang keperluan sehari-harinya ditanggung oleh pihak Cafe Sempurna dan ia menerima gaji bulanan dari Cafe Sempurna.

"Saya sudah bekerja selama 3 bulan ,saya direkrut dari Jawa oleh manajemen Cafe Sempurna dan tinggal di Mess Cafe Sempurna yang keperluan sehari-harinya ditanggung oleh manajemen Cafe Sempurna dan saya
digaji bulanan ," ujarnya sambil menundukkan wajahnya.

Petugas yang mengetahui ke-3 penari striptis tersebut tidak memiliki identitas diri,maka 3 wanita pengumbar syahwat tersebut diamankan petugas kepolisian ke Mako Poldasu unutk dimintai keterangan.Sempat terjadi ketegangan antara manager Cafe Sempurna,Cici Liani (34) yang berusaha menghalang-halangi petugas untuk membawa ke-3 penari striptis tersebut.

Setelah melakukan razia di Cafe Sempurna,petugas kepolisian juga melanjutkan razia ke Pub dan Karaoke 99 yang diduga keras sebagai lokasi peredaran narkoba

Pemilik Cafe 99, Akuang (52) warga pasar V Pinang Baris.Dari lokasi tersebut, petugas tidak menemukan apapun, diduga razia tersebut sudah bocor.Selanjutnya,setelah selesai merazia di Pub dan Karaoke tersebut,petugas pun
membubarkan diri ke Mako masing-masing.
(dat18/wol) 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment