Thursday, 04 October 2012 21:03    PDF Print E-mail
Jangan ‘mainkan’ dana BOS
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN – Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Syaiful Syafri mengharapkan agar para kepala sekolah (kepsek) dapat mempergunakan dana BOS sesuai dengan ketentuan yang berlaku, siswa dan sekolah dapat merasakan manfaatnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

“Total dana BOS yang disalurkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1.577.280.830.- Namun, dananya dibagi dalam empat kali penyaluran,” jelas Syaiful, di Medan, hari ini.

 

join_facebookjoin_twitter 

Dana tersebut dialokasikan untuk pembelian pengadaan buku teks pelajaran, kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, kegiatan pembelajaran ekstrakurikuler, kegiatan ulangan dan ujian, pembelian bahan-bahan habis pakai dan perawatan sekolah, layanan jasa, pembayaran guru dan tenaga kependidikan honorer, membantu siswa miskin, pembangunan profesi guru, pembelian perangkat komputer dan biaya lainnya.

“Artinya, jangan sekali-kali kepala sekolah memainkan atau mempergunakan dana BOS tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Karena setiap penggunaan dana tersebut nantinya akan diaudit lagi, jadi kalau ada kekeliruan tentunya kepala sekolah harus bertanggungjawab,” tegasnyanya.

 Untuk tahun 2012 jumlah sekolah penerima dana BOS di Sumut tercatat sebanyak 11.604 sekolah, masing-masing terdiri dari 8.274 SD negeri dan 1.075 SD swasta, 1.195 SMP negeri dan 1.060 SMP swasta.

Sementara jumlah siswa penerima dana BOS sebanyak 2.429.312 orang dengan rincian 1.504.279 siswa SD negeri, 262.800 siswa SD swasta, 417.2189 siswa SMP Negeri, dan 206.015 siswa dari SMP swasta.

Editor: SASTROY BANGUN
(dat03/caessaria/irwans)

WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment