Monday, 01 October 2012 22:10    PDF Print E-mail
Pelaksanaan Pilkada Medan dikaji
Warta
SASTROY BANGUN
WASPADA ONLINE


MEDAN - Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Medan menggelar seminar proposal  dan pembekalan pengambilan data lapangan kajian perilaku masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkada di Kota Medan Tahun Anggaran 2012 di Balai Kota Medan, hari ini.

Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi Pemko Medan untuk memberikan informasi tambahan mengenai perilaku politik masyarakat, sehingga didapat gambaran serta acuan yang bisa menjadi dasar dalam pengembangan Pemilukada yang demokratis di Kota Medan.

Walikota Medan diwakili Sekda Syaiful Bahri, ketika membuka kegiatan itu menjelaskan, masalah perilaku politik pemilih merupakan aspek penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan suatu pemilhan umum. Perilaku politik seseorang  itu bias berbeda-beda. Hal ini tidak terlepas dari beberapa perilaku politik individu. Ikut serta dan bergabungf dalam partai politikm juga merupakan bentuk dari perilaku politik (parpol).

“Parpol merupakan sarana bagi warga Negara untuk turut berpartisi[pasi dalam proses pengelolaan Negara dan menjalankan kebijakan-kebijakan untuk negaran Perilaku pemilih dalam pilkada itu sangat penting, sebab apabila pelaksanaan pilkada berjalan sukses maka tentu saja perilaku pemilih itu sukses juga. Karenanya, permasalahan inilah yang akan diteliti dalam kajian ini. Dimana proposalnya akan dipaparkan oleh nara sumber dalam kegiatan ini,” kata Sekda.

Dijelaskan Sekda, kajian ini bertujuan untuk mengetahui masyarakat guna menggambarkan pilihan dan perilaku masyarakat pada Pemilu Wali Kota dan Wakil Walikota Medan tahun 2012. Lalu, menganalisis factor-faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat pada pemilu Walikota dan Walikota 2010.

“Untuk itu kami mengundang bapak dan ibu serta saudara sekalian dalam rangka pelaksanaan seminar proposal dan pembekalan pengambilan data  lapangan kajian perilaku masyarakat terhadap pelaksanaan pilkada di Kota Medan tahun anggaran 2012. Dengan demikian dapat diperoleh masukan dari pihak-pihak yang berkompeten untuk lebih baiknya hasil kajian atau penelitian ini,” ungkapnya.

Atas dasar itulah Sekda berharap kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini untuk lebih serius mengikuti dan menanggapi proposal yang diajukan oleh nara sumber sehingga hasil penelitian yang akan dilakukan nanti lebih berkualitas. “Jadi  ikuti seminar ini dengan sebaik-baiknya. Jangan suingkan untuk bertanya sebanyak mungkin dari nara sumber sehingga penelitian yang akan dilakukan nanti hasilnya lebih efektif,”  pesannya.

Kepala Balitbang Kota Medan, Hasan Basri dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka untyuk memberi pembekalan kepada  para petugas atau peneliti yang akan diturunkan  di tengah masyarakat  guna pengambilan data  lapangan kajian perilaku masyarakat terhadap pelaksanaan pilkada di kota Medan tahun 2010.

“Adapun tujuan penelitian yang dilakukan yakni untuk menggambarkan pilihan dan perilaku politik masyarakat pada pemilihan Walikota dan Wakil  Walikota  tahun 2010 lalu.  Kemudian, menganalisi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku politik masyarakat serta menganalisis perilaku masyarakat terhadap pelaksanaan pilkada di Kota Medan  pada masa yang akan datang,” jelas Hasan.

Sedangkan manfaat dari penelitian ini, lanjutnya, memberikan informasi tambahan mengenai perilaku politik masyarakat. Dengan demikian  diperoleh gambarabn serta acuan yang biasa menjadi dasar dalam mengembangkan  pilkada yang demokratis di ibukota provinsi Sumatera Utara. “Balitbang ingin memberikan informasi tambahan  mengenai perilaku politik masyarakat yang hasilnya bisa dikaji secara akademis. Untuk kitu kita mendatangkan dua tenaga ahli dari Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Sumatera Utara sebagai nara sumber dalam seminar ini,”  terangnya.

Editor: HARLES SILITONGA
(dat06/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment