Wednesday, 14 March 2012 01:19    PDF Print E-mail
Banyak anggota Polri terjerat narkoba
Warta - Nasional

WASPADA ONLINE

BOGOR - Kepala Kepolisian RI Jenderal Timur Pradopo mengakui anggotanya banyak yang terpengaruh narkotika dan obat bahan berbahaya (Narkoba).

"Narkoba ini sudah masuk kemana-mana, kalau bicara wilayah bukan cuma kota/kabupaten. Yang kena bukan cuma masyarakat, tapi petugas (polisi)," ujar Timur, di Istana Bogor, Jawa Barat, tadi malam.

Upaya pencegahan yang menurut Timur terus dilakukan instansinya, tidak berdampak positif juga bagi aparatnya. Timur menegaskan, seluruh anggotanya yang terjerat narkoba harus diproses hukum.

"Saya kira ini harus betul-betul yang pertama, pencegahan, itu harus dilakukan. Tapi kalau misalnya yang ini (anggota Polri), ya kita proses saja sesuai dengan ketentuan hukum," tegas Timur.

Timur pun tak segan untuk segera memberhentikan anggotanya dari institusi Polri secara tidak hormat, jika secara hukum telah terbukti melakukan pidana kasus narkoba.

"Dan kalau kemudian sudah terbukti, sudah punya kekuatan hukum yang tetap, kita kenakan sanksi etika dan disiplin bisa kita lakukan," kata Timur.

Timur tidak bisa menolerir perbuatan anggotanya, baik polisi atau pun polisi wanita yang melakukan penyalahgunaan narkoba. Sebagai penindak kasus hukum, termasuk juga narkoba, anggota polisi tak sepantasnya melakukan kejahatan pidana tersebut. "Saya kira itu, intinya komitmen bahwa itu tidak boleh kita biarkan," kata Timur.
(dat03/inilah)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment