Saturday, 14 January 2012 14:23    PDF Print E-mail
Banjir 3 meter rendam Sambas
Warta

WASPADA ONLINE
 
PONTIANAK -  Aktivitas warga di Desa Sepantai, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sampai saat ini masih lumpuh total akibat banjir setinggi tiga meter.

"Banjir di Sepantai sampai hari ini masih parah. Aktivitas warga dan pemerintahan desa lumpuh total," kata Asisten II Pemerintah Kabupaten Sambas Chifni saat dihubungi mediaindonesia.com, Sabtu (14/1).

Banjir yang merendam wilayah tersebut akibat meluapnya Sungai Sambas hampir sepekan terakhir. Banjir berarus deras dan berlumpur tersebut selain merendam rumah warga juga merusak satu gedung sekolah dasar dan empat rumah ibadah.

"Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 18 Sepantai merupakan bangunan tua. Dinding dan seluruh bangku serta meja hilang terseret arus pada Senin (9/1) malam," kata Chifni.

Menurutnya aktivitas belajar mengajar di SDN 18 Sepantai terpaksa diliburkan pascakejadian tersebut. Oleh karena itu, pemerintah setempat tengah berupaya mencari fasilitas sementara yang bisa digunakan sebagai tempat belajar para siswa itu. "Kami berencana memindahkan aktivitas belajar tersebut ke salah satu rumah penduduk," jelas pejabat yang membidangi kesejahteraan dan penanggulangan bencana ini.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kabupaten Sambas Efizar mengatakan banjir di awal tahun ini juga mengakibatkan 19 keluarga mengungsi dan belasan ribu hektare tanaan padi terancam puso.
(dat03/media)
 

 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment