Wednesday, 28 December 2011 17:03    PDF Print E-mail
Film dokumenter Danau Toba dibuat
Warta
WASPADA ONLINE

PARAPAT – Film dokumenter sebagai media informasi yang menggambarkan proses terbentuknya Danau Toba akan dibuat, guna mendukung pengembangan potensi pariwisata di daerah Sumatera Utara.

“Hingga saat ini belum ada film yang menggambarkan sejarah terjadinya keindahan danau terluas di Asia tenggara itu,” kata Dirjen Nilai Budaya Seni dan Film (NBSF) Kemenbudpar, Ukus Kuswara di Parapat.

Menurut dia, film yang mencirikan keunikan dan budaya Batak tersebut perlu didokumentasikan sebagai media yang berfungsi untuk menggambarkan proses meletusnya gunung yang menghasilkan kaldera hingga terbentuknya Danau Toba yang merupakan danau terbesar di Indonesia.

Saat mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu pada persemian pembukaan Pesta Danau Toba (PDT) 2011 di Parapat, Kuswara menyebutkan, pesta rakyat milik semua masyarakat sekawasan Danau Toba tersebut perlu dihargai.

“Seyogyanya, even pesta rakyat ini akan dihadiri Menteri Mari Elka Pangestu, namun disebabkan sesuatu hal, Menteri tidak bisa hadir,* ujarnya.

Sejauh ini, banyak wisatawan yang belum mengetahui informasi secara luas tentang bekas Gunung Toba yang letusannya pernah mengakibatkan dunia memasuki periode enam tahun kegelapan total dan 1.000 tahun musim dingin vulkanik.

“Hal itu bisa terjadi, karena belum ada media yang tersedia untuk menggambarkan informasi yang diperlukan,” katanya.Dengan adanya film dokumenter tersebut, lanjutnya, berbagai informasi tentang daya tarik wisata meliputi latar belakang sejarah dan keunikan potensi Danau Toba dapat lebih mudah diketahui, karena medianya sudah tersedia.

Potensi yang dimiliki Danau Toba dengan segala keunikannya sangat pantas menjadi daya tarik wisata karena latar belakang sejarah tersebut, sehingga layak dikembangkan sebagai tujuan wisata bertaraf International.

Ia mengatakan, Danau Toba akan dijadikan sebagai objek tujuan wisata unggulan, juga merupakan kawasan strategis nasional sekaligus untuk mempererat nilai-nilai positif dan kearifan budaya lokal.

Untuk itu, dalam menjadikan Danau Toba sebagai objek wisata andalan, tentunya harus didukung berbagai komitmen membangun dari masyarakat serta pelaku industri pariwisata setempat, sehingga pihak pemerintah dapat mengelolanya secara maksimal.

“Kebersihan merupakan skala prioritas yang utama, sehingga keindahan Danau Toba yang sangat luar biasa itu bisa tercerminkan melalui masyarakat yang memahami sadar wisata,” kata Kuswara.


Editor: PRAWIRA SETIABUDI

(dat06/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment