Tuesday, 13 September 2011 17:45    PDF Print E-mail
Disdik Aceh Jaya 'permainkan' SK guru
Warta
WASPADA ONLINE

CALANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Jaya dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) diminta tidak mempermainkan Rosmiati, seorang guru honor di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Panga, kecamatan setempat. Pasalnya SK honor yang seharusnya sudah diterima kenapa masih dipermainkan, apalagi ada dugaan dimanipulasi dengan orang lain, sehingga perlu diusut.

“Kami minta Dinas Pendidikan Aceh Jaya segera menyelesaikan masalah Rosmiati dengan cara bijaksana, sehingga yang bersangkutan tidak dirugikan, apalagi selama ini Rosmiati telah lama mengabdi dan mencerdaskan anak-anak Aceh Jaya,” kata Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar GB) Aceh, Husniati Bantasyam, tadi sore.

Dia menghimbau agar permasalahan Rosniati tidak dicampur adukkan dengan masalah dinas, sehingga Rosmiati tidak dirugikan. Apalagi persoalan itu sudah dilaporkan ke Bupati Aceh Jaya, sehingga sangat aneh ada bawahan di Sekdis Pendidikan dan Kabag Kepegawaian Setdakab tidak mau tahu.

Seperti diberitakan, Rosmiati, guru honorer di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Panga, Kecamatan Panga, Aceh Jaya mengaku dizalimi oleh pejabat Dinas Pendidikan. Pasalnya, SK honor diberikan kepada orang lain, yakni kerabat dari salah seorang pejabat Pemkab setempat. Kasus itu sudah dilaporkan Rosmiati ke Bupati Aceh Jaya pada Kamis (8/9).

“Guru-guru lain sudah menerima SK, sehingga sudah dibayar gaji, saya tidak diberikan SK, padahal tahun-tahun sebelumnya selalu ada,” ujar Rosmiati

Wanita yang tengah hamil sembilan bulan ini mengaku sebelum bertugas di MAS Panga, pada akhir 2010 ia bertugas di SMP di Krueng Sabee. Atas keinginan pejabat Disdik setempat ia lalu dimutasi ke SMP Krueng Sabee. Tapi saat SK dikeluarkan, namanya tidak tercantum sebagai guru honor di MAS Panga maupun di SMP Krueng Sabee.

“Yang di-SK-kan justru orang lain yang sama sekali tidak pernah bertugas sebagai guru honor. Saya sudah laporkan ke bupati dan turun surat bupati agar diselesaikan oleh Kabag Kepegawaian, akan tetapi ketika ditemui Kabag dan Sekdis malah keduanya buang badan. Anehnya lagi, Sekdis mengaku tidak ada urusan dengan surat bupati itu,” ujar Rosmiati

Editor: SUWANDI

(dat06/serambi)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment