Tuesday, 09 August 2011 21:31    PDF Print E-mail
Pembangunan tower bahayakan warga
Warta
WASPADA ONLINE

TANJUNGBALAI - Pembangunan tower (tiang pemancar) telekomunikasi di Jalan AR Hakim, Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan yang didirikan di atap rumah, harus dihentikan karena membahayakan warga sekitar.

“Tower itu sangat berbahaya, karena dibangun di atas rumah masyarakat, jadi harus dihentikan sekarang juga,” ujar anggota DPRD Kota Tanjungbalai, Hakim Tjoa Kian Lie, tadi malam.

Dikatakan Hakim, masyarakat sekitarnya telah melaporkan keberatan mereka dan tidak setuju dengan pembangunan tower dimaksud, sebab resikonya sangat tinggi.

Dikatakan politis PDI Perjuangan ini, tiang tower tidaklah layak berada di sana, karena berada di tengah pemukiman warga yang harus merasakan dampak radiasi.

Disamping itu, juga dkhawatirkan rumah yang menjadi pondasi tidak akan kuat menahan beban berat diatasnya. Sementara, rumah berlantai dua itu tidak dirancang untuk menjadi pondasi tiang pemancar komunikasi.

“Didirikan di atas tanah saja kita masih khawatir jika sewaktu-waktu akan tumbang, apalagi dibangun di atas bangunan rumah took seperti itu, bisa-bisa nanti dapat merengut  korban jiwa,” tandas hakim sambil menyebutkan, tidak menginginkan hal itu terjadi.

Untuk itu, Hakim minta kepala Dinas Tata Kota dan Kantor Perizinan untuk meninjau kembali izin pembangunan tower telekomunikasi tersebut.

Menurutnya, pihak terkait perlu melakukan uji kekuatan bangunan rumah, apakah layak didirikan tower di atasnya sehingga keselamatan masyarakat dapat dilindungi.

Di samping itu, Hakim mempertanyakana kepada Pemko, apakah pembangunan tower di atas bangunan rumah di kota itu diperbolehkan atau tidak.

“Kita mempertanyakan hal itu sebab DPRD tidak pernah setuju penempatan tower telekomunikasi didirikan di atap rumah, tidak pernah itu,” tegas Hakim.

Editor: SUWANDI
(dat04/waspada)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment