Friday, 25 March 2011 15:20    PDF Print E-mail
SKB tiga menteri dukung institusi kesehatan
Warta
WASPADA ONLINE

LANGKAT - Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan Nasional akan mendukung pemantapan institusi kesehatan di daerah untuk terus berkiprah menciptakan pelayanan kesehatan yang handal.

"Kita terus dorong dan kembangkan berbagai institusi kesehatan di daerah yang dikelola pemerintah kabupaten/kota setempat," ujar Kepala Bidang Program dan Pengembangan Pusdiklatnakes Kementerian Kesehatan, Susilawati.

Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Mendagri, Gamawan Fauzi, Menkes, Endang Rahayu Sedyaningsih, dan Mendiknas, Mohammad Nuh, itu ditandatangani Desember 2010. SKB tersebut tentang pengelolaan institusi pendidikan diploma bidang kesehatan milik pemerintah daerah.

 Menurut Susilawati, pihaknya akan terus mendorong agar pendidikan kesehatan yang dikelola pemerintah kabupaten/kota dapat terus berkembang.Ia mencontohkan apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Langkat dengan membentuk akademi keperawatan (akper) dan akademi kebidanan (akbid).

"Lulusan Akper dan Akbid Pemkab Langkat tentu legal, termasuk ijazahnya yang dikeluarkan Departemen Kesehatan dan dicetak di percetakan negara," katanya.

Ia menyatakan akan terus memberi perhatian terhadap institusi pendidikan kesehatan seperti Akper dan Akbid Pemkab Langkat tersebut.

 Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Jauhari Mars mengatakan, pihaknya mendorong Pemkab Langkat segera membuat Perda agar Akper dan Akbid tersebut bisa dijadikan unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Dinas Kesehatan Langkat.

"Pejabat yang ditunjuk menjadi pengelola harus punya eselon. Kalau mau dibuat jadi UPT, itu sudah layak dan memungkinkan," katanya.

Editor: PRAWIRA SETIABUDI
(dat01/antara) 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment