Wednesday, 23 February 2011 15:32    PDF Print E-mail
Adila Megawati: Terus gali potensi diri
Ragam
RENGGI PUTRIMA
WASPADA ONLINE


MEDAN – Bagi Adila Megawati Wisusena, predikat sebagai finalis Wajah Femina bukan saja memberinya banyak ilmu abru, juga membuka kesempatan baginya untuk menggali potensi diri.

 “Wajah Femina sangat membantu saya dalam menggali potensi serta kemampuan saya, apalagi saya sangat tertarik pada dunia presenter. Di pemilihan Wajah Femina 2010 lalu saya diberi pengarahan serta bekal untuk menekuni dunia yang saya impikan sejak dulu,” jelas Adila kepada Waspada Online, hari ini.

Disamping itu gadis kelahiran Bandung, 2 Juli 1989 ini menambahkan bahwa dunia presenter juga membuat dirinya tertarik untuk berani kembali bermimpi menjadi seorang news anchor. “Saya belakangan ini berpikir untuk tidak hanya mencoba terjun ke dunia presenter namun juga ingin menjadi seorang news anchor,” terang Adila seraya tertawa.

Ketika ditanya mengenai pendapat dirinya tentang perempuan Indonesia Adila menyatakan rasa prihatinnya terhadap perempuan Indonesia yang sebenarnya pintar dan memiliki peluang yang banyak namun masih memiliki persepsi negatif dalam memandang arti dari kecantikan.
 
“Perempuan itu kan memang sudah cantik, namun sayangnya perempuan Indonesia kerap kali berpikir bahwa cantik itu harus memiliki kulit putih, berambut panjang serta memiliki tinggi badan bagaikan model, padahal kan tidak seperti itu,” ujar Adila.

Selain itu Adila mengatakan bahwa kepercayaan diri serta kebersihan diri adalah kunci utama dari kecantikan meskipun memiliki kulit hitam maupun cokelat namun jika dirawat dengan baik pasti aura kecantikan akan muncul dengan sendirinya.

Namun, ketika ditanya mengenai sifat diri yang paling dibencinya Adila menjelaskan bahwa dirinya sangat keras kepala namun bukan berarti dirinya tidak terbuka akan kritikan yang datang padanya. “Saya sangat keras kepala, namun saya tetap tidak menutup diri atas kritikan yang membangun asalkan kritikan tersebut jelas dan bertanggung jawab,” pungkas Adila yang tengah menunggu panggilan interview selanjutnya untuk news anchor di salah satu stasiun swasta ternama.

Editor: ANGGRAINI LUBIS
(dat01/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment