Thursday, 14 February 2008 04:37    PDF Print E-mail
Beberapa Masalah Sering Menyebabkan Nyeri Siku
Ragam
Kebanyakan nyeri pada tulang dan otot dimana saja termasuk pada siku terjadi akibat gerakan kuat yang berulang-ulang dan berkepanjangan. Gerakan di siku dilakukan oleh dua kelompok otot yang kerjanya saling berlawanan, yaitu kelompok otot fleksor yang melekat pada siku bagian sisi dalam (medial) untuk membengkokkan lengan bawah pada sendi siku dan kelompok otot ekstensot yang melekat pada siku bagian sisi luar (lateral) untuk meluruskan lengan bawah pada sendi siku. WASPADA Online

Kebanyakan nyeri pada tulang dan otot dimana saja termasuk pada siku terjadi akibat gerakan kuat yang berulang-ulang dan berkepanjangan. Gerakan di siku dilakukan oleh dua kelompok otot yang kerjanya saling berlawanan, yaitu kelompok otot fleksor yang melekat pada siku bagian sisi dalam (medial) untuk membengkokkan lengan bawah pada sendi siku dan kelompok otot ekstensot yang melekat pada siku bagian sisi luar (lateral) untuk meluruskan lengan bawah pada sendi siku.

Untuk mencegah otot-otot fleksor dan ekstensor bergesekan pada waktu otot-otot tersebut bekerja (kontraksi) maka sendi siku mempunyai suatu struktur yang disebut bursa dan serabut otot dilekatkan pada tulang dengan tendon.

Dalam menghadapi penderita dengan nyeri di daerah siku kewaspadaan diarahkan kepada 2 jenis nyeri, yaitu nyeri di siku sebagai penjalaran nyeri yang berasal dari tulang leher atau bahu dan nyeri yang berasal dari siku sendiri.

Beberapa masalah kesehatan yang berasal dari siku dan sering menyebabkan nyeri pada siku dapat disebabkan masalah pada sendinya sendiri maupun struktur disekitar sendi seperti bursa dan tendon.

Pada gerakan yang menimbulkan nyeri dapat memberikan informasi tentang komponen-komponen mana dari sendi siku yang mengalami gangguan.

Demikian pula adanya penyakit-penyakit tertentu yang sedang diderita seperti diabetes melitus, artritis reumatoid (encok), osteoartritis, penyakit gout (asam urat), diketahuinya pekerjaan seseorang dan hobi olahraga yang diminati penderita dapat mempermudah mengetahui penyebab nyeri pada siku tersebut.

Pemeriksaan yang harus dilakukan pada penderita yang mengalami nyeri siku perlu dilakukan secara cermat, yang meliputi pemeriksaan saraf pada lengan, pemeriksaan pada ruas tulang leher, sendi bahu, pergelangan tangan dan tangan.

Perabaan pada daerah siku dan sekitarnya yang linu-ngilu, bengkak, merah dan panas perlu dilakukan, adanya trauma (ruda paksa) dan perubahan warna setempat perlu pula diperhatikan. Adanya daerah-daerah yang keras di sekitar siku yang dalam keadaan normal tidak keras (indurasi) perlu pula dicari, yang dapat disebabkan kelainan tendon.

Tulisan ini selanjutnya akan membahas nyeri pada siku yang disebabkan kelainan pada sendi siku dan struktur di sekitarnya.

Masalah Nyeri Siku
Masalah nyeri siku yang disebabkan kelainan sendi siku dan struktur di sekitarnya sering disebabkan oleh penyakit Tennis elbow (nyeri siku yang sering dialami pemain tenis dan golfer’s elbow (nyeri siku yang biasa dialami pemain golf), bursitis (radang pada bursa) dan tendinitis (radang pada tendon) yang didapati pada daerah siku.

Tennis elbow dan golfer’s elbow.
Pemain tenis bisa menderita golfer’s elbow dan sebaliknya pemain golf bisa menderita tennis elbow. Pembedaan kedua istilah ini hanyalah merupakan nama yang diberikan untuk nyeri pada siku yang terasa pada siku bagian lateral/sisi luar (tennis elbow) dan nyeri pada siku yang terasa pada siku bagian medial/sisi dalam (golfer’s elbow).

Penderita dengan tennis elbow datang berobat ke dokter dengan nyeri pada siku bagian lateral, baik yang baru saja dialami maupun telah dialami selama beberapa waktu. Nyeri di siku biasa dirasakan pada waktu menggerakkan tangan pada sendi pergelangan tangan atau sewaktu mengembangkan jari-jari tangan maupun sewaktu mengepalkan tinju dengan kuat.

Tennis elbow pada pemain tenis adalah hal yang sering didapati bagi yang baru belajar main tenis. Kesalahan yang mereka lakukan sehingga mengalami nyeri pada siku adalah karena memukul bola secara backhand (pukulan dengan sikunya mengarah ke net) sehingga otot-otot ekstensor bekerja di luar kemampuannya untuk melakukan backhand yang berhasil.

Demikian juga, pemain golf yang baru belajar golf menderita golfer’s elbow jika ia terlampau cepat menekukkan tangan pada sendi pergelangan tangan waktu hendak memukul bola dengan siku menuju ke samping tubuhnya.

Nyeri siku seperti yang dialami oleh penderita tennis elbow maupun golfer’s elbow bukanlah hanya terjadi pada pemain tennis dan pemain golf saja, tetapi juga sering terjadi pada ibu rumah tangga pada masa menjelang hari raya (misalnya lebaran, natal dan tahun baru), karena pada waktu itu pembantu rumah tangga sedang pulang kampung sehingga menyebabkan ibu rumah tangga harus mencuci, memeras dan menjemur pakaian.

Pada waktu mencuci dan memeras pakaian maka kelompok otot ekstensor bekerja keras dalam waktu yang lama, yang selama ini pekerjaan tersebut sudah tidak biasa lagi dilakukannya dan akibatnya terjadi nyeri pada siku bagian latetal.

Tergantung pada kelompok otot mana yang lebih kuat bekerja maka Tennis elbow maupun golfer’s  elbow akan terjadi. Mereka yang mengerjakan perabot, men cat dan membersihkan kebun yang selama ini jarang dilakukannya mudah mendapat tennis elbow atau golfer’s elbow.
Biasanya penderita yang mengalami tennis elbow atau golfer’s elbow adalah mereka yang berusia 40-55 tahun, sedangkan pada yang berusia 60 tahun ke atas (lansia) dan di bawah 40 tahun jarang terjadi.

Sebahagian besar penderita dengan tennis elbow atau golfer’s elbow mengeluh rasa nyeri pada siku, dan pada umumnya penderita  dapat menunjukkan sendiri kepada orang lain lokasi rasa nyerinya, bahkan penderita dapat mengetahui bahwa daerah siku yang dikenai sedikit membengkak.

Pada tennis elbow nyeri siku dapat terjadi sewaktu sewaktu penderita  menggerakkan tangannya ke atas dengan punggung tangan berada pada sebelah atas (dorsofleksi) melawan tahanan yang dilakukan orang lain terhadap tangannya, sedangkan pada golfer’s elbow penderita merasa nyeri siku jika penderita membalikkan telapak tangan sehingga menghadap ke arah bawah (pronasi) melawan tahanan yang dilakukan orang lain terhadap lengan bawahnya.

Selain itu, dapat dirasakan kebas-kebas pada lengan bawah dari siku yang mengalami nyeri.
Pada bursitis yang terjadi pada sendi siku, timbul nyeri siku dan pada daerah siku dapat diraba bursa yang membengkak disertai berisi cairan, yang dapat disebabkan penyakit gout, artritis rematoid dan trauma.

Pada tendinitis, nyeri dirasakan penderita di lipatan siku bagian sisi dalam (medial), dapat pula berupa rasa pegal atau tidak enak pada lipatan siku tersebut yang terjadi sewaktu lengan bawah diluruskan pada sendi siku.

Penanganan
Jika tidak didapati trauma pada penderita maka pemeriksaan rontgen tidak diperlukan. Penderita perlu mendapat obat-obat untuk kesembuhan ataupun meringankan penderitaannya. Selain daripada itu, penderita diberitahu untuk menghentikan segala kegiatan seperti mencuci, memeras pakaian, menjemur pakaian, mencat, mengerjakan perabot, membersihkan kebun, mengepel, bermain tenis, golf dan lain-lain sampai penderita sembuh.

Pemasangan balut elastik pada daerah siku dirasakan penderita lebih nyaman karena dapat mengurangi nyeri pada siku. Selain itu, perlu latihan secara bertahap dengan membengkokkan dan meluruskan lengan bawah pada sendi siku, menggerakkan lengan bawah dan tangan untuk membalikkan telapak tangan sehingga menghadap ke atas (supinasi) dan sebaliknya membuat telapak tangan mengarah ke bawah (pronasi) tanpa beban perlu dilakukan untuk mencegah perlekatan struktur di sekitar sendi, karena jika telah terjadi demikian maka penyembuhannya tentu lebih sukar dan untuk itu diperlukan konsultasi dengan kami sesegera mungkin.

Walaupun nyeri pada sendi siku dapat disembuhkan dalam waktu yang singkat tetapi pada sebahagian penderita penyembuhannya bisa sampai setahun. Hal ini menyebabkan penderita menjadi tidak sabar dan berkeliling mencari penyembuh yang manjur namun salah pilih atau membeli obat-obat tanpa resep dokter yang diiklankan dapat menyembuhkan penyakitnya, yang akhirnya menyebabkan penderita menjadi korban penyembuh yang sembrono.

Untuk itu, seperti semboyan yang menyatakan the right man is in the right place maka hendaknya penderita perlu mencari penyembuh yang tepat yang memang berpengetahuan dan berpengalaman bnyak di dalam menangani penyakit ini.

*dr.Pirma Siburian Sp PD
(Pemerhati masalah kesehatan lansia, dokter pada klinik lansia Klinik Spesialis Bunda dan RS Permata Bunda Medan)
(ags)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment