Thursday, 30 May 2013 16:05    PDF Print E-mail
Batubara terkorup di Sumut tahun 2012
Warta
IRWAN SIREGAR
WASPADA ONLINE


MEDAN - Dari 33 Kabupaten di Sumatera Utara (Sumut), Kabupaten Batubara merupakan daerah yang diindikasi melakukan kerugian negara sebesar Rp222 miliar lebih pada tahun 2012.

Hal ini dikatakan Direktur Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Sumut, Rurita Ningrum, berdasarkan hasil audit BPK dalam laporan semester II pada tahun 2012.

Disebutkan, setelah Kabupaten Batubara, disusul Kabupaten Langkat sebesar Rp113 miliar lebih, Kota Medan senilai Rp 54 miliar lebih, Kabupaten Paluta senilai Rp39 miliar, Pematang Siantar senilai Rp30 miliar lebih dan Kabupaten Nias Selatan Rp27 miliar lebih.

Jika dibandingkan tahun 2011 indeks korupsi pada tahun 2012 mengalami peningkatan yang cukup tinggi. "Kita lihat saja pada tahun 2011 Kota Medan yang diposisikan peringkat pertama senilai Rp166 miliar lebih dan Sementara tahun 2012 Kabupaten Batubara diposisi pertama, senilai Rp226 miliar lebih," katanya.

Rurita sangat menyayangkan tindakan penegak hukum yang tidak menindak lanjuti hasil temuan-temuan BPK tersebut. "Kita lihat, hasil BPK sering dijadikan sampah oleh penegak hukum," katanya.

Editor: SASTROY BANGUN
(dat06/wol)