Wednesday, 29 May 2013 17:07    PDF Print E-mail
Homeschooling Kak Seto gelar media gathering
Warta
CAESSARIA INDRA DIPUTRI
WASPADA ONLINE


MEDAN - Berdiri sebagai media pendidikan anak, Homeschooling Kak Seto (HSKS) hadir untuk memenuhi kebutuhan anak dan orang tua dengan program pendidikan yang sama seperti sekolah formal lainnya, namun tidak mengabaikan tingkat kenyamanan bagi anak. Homescholing hadir dengan filosofi sederhana bahwa "belajar dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, dan dengan siapa saja." Namun kegiatan belajar ini tetap berada di koridor yang sesuai yakni mempunyai kurikulum yang jelas, program pendukung yang tepat, serta guru/tutor yang profesional dan terdidik dengan baik.

Di tahun ajaran yang ketiga ini, semenjak pertama kali didirikan di Medan pada tanggal 18 Desember 2010 lalu, HSKS semakin meningkatkan kualitasnya dan juga penambahan program yang bisa diikuti homeschoolersnya sehingga dapat meningkatkan kualitas program pengajaran, membuat homeschoolers yang sedang belajar semakin merasa nyaman dan pastinya sesuai dengan tujuan awal untuk menyediakan program pendidikan untuk anak agar terampil, memiliki lifeskills, dan karakter yang kokoh.

Pada hari ini, HSKS yang beralamat di Jalan D.I Panjaitan No. 176 mengadakan media gathering yang bertujuan untuk memperkenalkan tentang latar belakang dan manfaat homeschooling. Turut hadir juga para orang tua homeschoolers untuk memberikan testimoni mengenai perkembangan anak mereka selama belajar di Homeschooling Kak Seto.

Salah satu orang tua yang hadir, Merry menceritakan pengalaman dirinya dan anaknya Meta yang mengenyam pendidikan di HSKS. "Latar belakang saya yang single parent membuat waktu saya terkuras dan Meta juga kurang mendapat perhatian. Sampai akhirnya Meta sendiri yang meminta untuk pindah homeschooling. Baru 4 bulan sekolah di HSKS, saya sudah melihat kemampuan Meta berkembang jauh lebih pesat," katanya bangga sambil merangkul Meta, hari ini. Lanjutnya, selain belajar di HSKS. kini Meta mulai belajar Bahasa Jepang di luar untuk mendukung pendidikannya. Meta juga mengakui, jadwal belajar di HSKS tidak terlalu padat sehingga ia masih bisa berkreasi di luar.

Program pendidikan homeschooling sendiri sudah diatur dalam UU No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Homeschooling berada di bawah naungan Direktorat Pendidikan Kesetaraan, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah, Departemen Pendidikan Nasional. Homeschoolers yang mengikuti pendidikan homeschooling akan mendapatkan ijazah kesetaraan yang dikeluarkan oleh Depdiknas yaitu Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP),. Paket C (setara SMA). Ijazah ini juga dapat digunakan untuk meneruskan pendidikan ke sekolah formal yang lebih tinggi bahkan keluar negeri sekalipun.

Kepala Sekolah Homeschooling Kak Seto Ridwan Gunawan, juga menjelaskan bagaimana metode belajar yang diterapkan di HSKS antara lain :

1. Komunitas
2. Distance Learning (DL)
3. Semi Komunitas

Metode belajar tersebut juga didukung dengan aktifitas yang menyenangkan seperti project class, study refresh, outing, DL gathering, dan parent's meeting.

Homeschooling Kak Seto merupakan solusi untuk pendidikan alternatif yang bisa dipilih calon homeschoolers dan orangtua sesuai dengan filosofi "belajar dapat dilakukan kapan saja, dimana saja, dan dengan siapa saja."

Editor: SASTROY BANGUN
(dat06/wol)

Comments

Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment