Monday, 13 May 2013 08:45    PDF Print E-mail
Lima tim polisi uber pembunuh Brimob
Warta
RIDIN
WASPADA ONLINE


MEDAN  - Kepolisian Resort Kota ( Polresta ) Medan dibantu  tim Polda Sumut telah membentuk lima tim  guna mengungkap siapa pelaku pembunuhan anggota Brimob Poldasu, Briptu Robert Marisi Lokot Silaen yang tewas pada Jum'at (10/5/2013) dini hari  di Jalan Sei Serayu Medan diduga dilakukan sekelompok geng motor.

Lima tim sudah bergerak untuk mengungkap kasus ini agar segera secepatnya terungkap.  Tim pertama dipimpin langsung AKP Bambang, Tim kedua AKP Viktor Sidik, Tim ketiga Iptu Alexander,Tim keempat dipimpin AKP Toni Simamora dan Tim kelima Iptu Bambang .

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Raden Haru Prakoso menyebutkan kalau lima tim yang dibentuk telah bergerak untuk mengungkap para pelaku.  

“Tim pertama dipimpin langsung AKP Bambang,Tim kedua AKP Viktor Sidik, Tim ketiga Iptu Alexander,Tim keempat dipimpin AKP Toni Simamora dan Tim kelima Iptu Bambang. Kami memang sengaja bentuk lima tim agar kasus tersebut dapat cepat terungkap. Mohon kepada rekan-rekan wartawan  doanya ya,agar  kasus cepat selesai," terang  Heru.

Diberitakan sebelumnya, Briptu Robert Maris Lokot Silaen, pada malam itu sedang melaksanakan tugas piket.  Jum'at (10/05/2013) dini hari sekira pukul 02.00 WIB korban permisi dari Markas Brimob Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim Medan untuk membeli makanan. Namun, sekira pukul 04.00 WIB personil Brimob Poldasu tersebut ditemukan  tewas tergeletak di Jalan Sei Serayu Medan  dengan luka di bagian mulut, gigi rompal, rahang bawah patah dan luka terbuka pada kepala bagian belakang.     

Briptu Robert Marisi Lokot Silaen  meninggalkan seorang istri dan tiga anaknya,dua diantara wanita dan seorang laki-laki.Pihak keluarga korban meminta kepada polisi agar secepatnya dapat mengungkap siapa pelaku pembunuh Briptu Robert Marisi Lokot Silaen tersebut.

"Kami minta kepada Kapoldasu atau pun Kapolresta segera mengungkap siapa pelaku pembunuh abang kami ini,agar kami mengetahui apa motif dari pembunuhan tersebut.Karena, kendaraan dan identitas hilang semua.Kami keluarga besar Briptu Robert Marisi hanya bisa membantu dengan doa saja agar polisi bisa menangkap pelakunya, "tegas Mangandar Silaen, salah satu keluarga korban.
(dat16/wol)

Comments

Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment