Tuesday, 23 April 2013 10:12    PDF Print E-mail
MayDay, buruh serentak demo
Warta
RIDIN
WASPADA ONLINE


MEDAN - Dalam rangka memperingati hari buruh sedunia berbagai elemen buruh akan turun ke jalan pada 01 Mei 2013 mendatang. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden DPP FSPMI - KSPI, Said Iqbal, No. Surat. 01106 /org/DPP FSPMI/IV/2013 per- tanggal 15 April 2013 yang juga di teruskan ke seluruh DPW FSPMI se- Indonesia agar turun ke jalan merayakan Hari Buruh internasional pada 01 Mei 2013.

" Secara tegas kita akan turun ke jalan pada hari Buruh internasional nanti," tegas Ketua Federasi Serikat Pekerja Indonesia- konfederasi Serikat Pekerja Indonesia , Presidium Majelis Pekerja Buruh Indonesia Provinsi Sumatera utara, Minggu Saragih, hari ini.

Menurut Minggu, informasi dari Jakarta,FSPMI akan aksi dengan 100 ribu anggotanya ke Istana negara , DPR- RI dan kantor instansi lainnya. Selain itu juga,lanjut Minggu, aksi akan digelar di Surabaya, Bandung, Batam, Semarang, Gorontalo, Makasar, dan lain-lain juga akan turun ke jalan. Sedangkan untuk DPW FSPMI-KSPI Sumut aksi akan dipusatkan di Medan yg berasal dari Konsulat Cabang FSPMI kota Medan, Konsulat Cabang FSPMI Kabupaten Deli Serdang, Konsulat Cabang FSPMI kabupaten Serdang Bedagai, sambung Minggu, serta seluruh elemen buruh yang akan bergerak menuju kota Medan.

"Tujuannya di Medan, buruh akan  menggelar aksi di Kantor Walikota Medan, Kantor Gubernur Sumut, Kantor DPRD Sumut dan lain-lain, dengan perkiraan estimasi massa berjumlah 5 ribu - 10 ribu orang," jelasnya.

Lanjut Minggu lagi, Konsulat Cabang FSPMI Siantar - Simalungun akan aksi ke kantor walikota Siantar. Buruh berharap Peringatan Hari Buruh Internasional nanti menjadi hari perlawanan dan refleksi kaum buruh terhadap pemerintah yang hari ini sangat lamban dan terkesan tidak perduli dengan perbaikan nasib kaum buruh.Adapun, katanya lagi, Pada aksi nanti tuntutan buruh tersebut yakni, pertama, Jalankan/ Realisasikan Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan 1 januari 2014 dan BPJS Ketenagakerjaan Pensiun 1 juli 2015) sesuai UU. No. 24 tahun 2011 tentang BPJS. Kedua, Tolak upah murah dan berikan upah layak 84 item KHL atau kenaikan upah minimal 35 % dari upah saat ini.  Ketiga, Hapuskan Outsourcing dan  angkat buruh PKWT menjadi PKWTT yang melanggar UUK no 13 tahun 2013. Keempat, Tolak kenaikan BBM bersubsidi pada bulan Mei 2013, kenaikan TDL dan Gas. Kelima, Sertakan seluruh pekerja dalam program Jamsostek. Ke enam, tolak RUU Ormas dan kamnas.

"Kita berharap pada aksi nanti berjalan dengan baik dan bagi pengguna jalan kita memberitahukan dan memohon maaf jika jalan akan terganggu," tutur Minggu lagi. "Rute kita pada aksi nanti yaitu FSPMI Kota Medan- KIM Medan - yosudarso ke lap merdeka - walikota -kantor DPRDSU  - kantor Gubsu, sedangkan dari FSPMI Deli Serdang - Serdang Bedagai Jalinsum - Patumbak Amplas  - SM. Raja - Brigjend. Katamso- Lapangan Merdeka - Kantor Walikota - DPRD Sumut- kantor Gubsu . "Pada aksi nanti kita berharap kepada teman-teman seperjuangan kaum buruh agar bisa bergabung dengan kita pada aksi nanti, marilah kita ingat sejarah 1 mei 1886 di Amerika dan Eropa pada saat itu jutaan kaum buruh menuntut pengurangan jam kerja dari 12 jam menjadi 8 jam dan saat ini sudah kita nikmati jadi kita harus sadar bahwa tidak ada perubahan jika kita diam, itulah sebabnya kita harus tetap bergerak, bangkit dan bersatu merebut dan memperjuangkan hak- hak kita," tegasnya.

Menurutnya, Jangan pernah lupa pada sejarah karena pemerintah masih buta dan tuli dan tidak peduli dengan kaum buruh. Kita hanya memiliki keyakinan bahwa dengan kita terus bergerak maka keadilan dan kemuliaan bagi kaum buruh akan tercapai karena dalam bergerak ada kehidupan yg lebih baik. Bayangkan saja, tambahnya, pertumbuhan ekonomi kita no. 2 tertinggi di dunia setelah China,dalam negara-negara kaya yaitu G-20 dan pada tahun 2015 nanti Indonesia akan masuk G-10 artinya negeri ini terus mengalami peningkatan tapi mengapa upah buruh masih renda dan outsourcing merajalela serta jaminan sosial masih belum di jalankan malah pemerintah akan menaikkan BBM yang akan menambah derita kaum buruh dan rakyat Indonesia jadi kita akan 'all out' aksi nanti dan puncaknya pd 16 agustus jika pemerintah tidak memenuhi tuntutan kita maka kita akan mengadakan mogok nasional pd saat Presiden RI, SBY membacakan nota keuangan negara.

"Kami  mengajak seluruh kaum buruh untuk bersatu dan bangkit bersama berjuang. Kita bukan anti investasi malah kita sangat mendukung tapi investasi harus sejajan dengan perbaikan nasib kaum buruh dan jangan malah terabaikan," ucap Minggu.

Editor: SASTROY BANGUN
(dat16/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment