Friday, 29 March 2013 08:12    PDF Print E-mail
Pengamanan Lapas Sumut ditingkatkan
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN – Penjagaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Sumatera Utara ditingkatkan menyusul tragedi penyerbuan dan penembakan yang menewaskan empat orang tahanan di Lapas II B Cebongan, Sleman, Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah Sumatera Utara Amran Silalahi di Medan, mengatakan pihaknya telah memerintahkan kepada Kalapas dan Karutan agar meningkatkan pengamanan terhadap napi dan tahanan.

Selain itu, menurut dia, jadwal kegiatan para tamu untuk membesuk para napi maupun tahanan hanya diberlakukan pada siang hari sesuai dengan ketentuan selama ini. Setiap tamu yang akan membesuk para napi dan tahanan harus diperiksa ekstra ketat, ini dilakukan untuk menjaga hal-hal yang tidak dingini.

“Setiap tamu yang berkunjung ke Lapas dan Rutan di Sumut harus melalui pemeriksaan petugas Lapas dan Rutan,” ujar Amran, hari ini.

Sedangkan kegiatan pada malam hari tidak ada aktivitas sama sekali dan tidak dibenarkan menerima tamu. “Siapapun tamu yang ingin ketemu napi maupun tahanan tetap dilarang.Petugas jaga harus berlaku tegas, karena ini menyangkut pengamanan para napi dan tahanan,” ucap dia.

Amran mengatakan, petugas jaga pada Lapas dan Rutan di Sumut, harus bertanggung jawab penuh terhadap pengamanan napi dan tahanan dan hal ini merupakan ketentuan atau SOP yang harus dilaksnakan.

“Petugas jaga yang menghadapi kendala pada malam hari, secepatnya melapor pada pimpinan atau Kalapas dan Karutan, sehingga dapat dicarikan solusinya,” kata Amran.

Sebelumnya, pada Sabtu, 23 Maret 2013, terjadi insiden penembakan di Lapas Cebongan yang menyebabkan tewasnya empat tersangka kasus pembunuhan anggota TNI AD dari Kesatuan Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sersan Satu Heru Santoso (31) di Hugo’s Cafe Maguwoharjo.

Mereka adalah Angel Sahetapi alias Deki (31), Adrianus Candra Galaga alias Dedi (33), Gameliel Yermiayanto Rohi alias Adi (29), dan Yohanes Yuan (38).

Sementara itu, data yang diperoleh di Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sumatera Utara, jumlah narapidana yang ditahan di Sumut untuk bulan Desember 2012 sebanyak 10.884 orang yang terdiri dari napi pria sebanyak 9.960 orang dan dan wanita 924 orang.

Sedangkan, tahanan sebanyak 5.661 orang, yakni tahanan pria sebanyak 5.420 orang dan wanita 241 orang. Jumlah napi dan tahanan di Sumut seluruhnya mencapai sebanyak 16.545 orang.

Editor: SASTROY BANGUN
(dat16/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment