Thursday, 14 March 2013 10:48    PDF Print E-mail
Pramono Edhie dinilai tak bisa jadi Ketum PD
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Sulawesi Utara, Endang menilai, Pramono Edhie Wibowo tidak akan maju sebagai calon ketua umum partai berlambang bintang segi tiga itu. Menurutnya, status jenderal TNI aktif jadi ganjalan Edhie untuk berpolitik.

"Pramono Edhie jelas tidak punya Kartu Tanda Anggota (KTA) karena beliau jenderal aktif," kata dia tadi malam.

Dia mengatakan, syarat menjadi ketua umum sudah diatur dalam AD/ART yakni harus punya KTA Partai Demokrat. "Kalau dari segi legal formal AD/ART kalau punya KTA bisa mencalonkan diri," paparnya.

Penjabaran lebih lanjut dari syarat calon ketua umum yang ada di dalam AD/ART akan diatur dalam tata tertib kongres dan diputuskan oleh peserta kongres. Draft tata tertib, lanjutnya, akan disiapkan oleh panitia acara yang ditunjuk oleh Majelis Tinggi.

"Pramono bisa saja kalau dia pensiun terus ambil KTA. Itu sudah sesuai dengan AD/ART. Yang penting dia bukan PNS atau TNI aktif," ungkapnya.

Tapi, Endang mengaku tidak dalam posisi menolak atau mendukung Pramono Edhie maju sebagai calon ketua umum dalam KLB di Bali nanti. "Saya hanya menjelaskan AD/ART saja," pungkasnya.

Seperti diketahui, nama-nama calon ketua umum Partai Demokrat mulai bermunculan ke permukaan. Sayangnya, nama yang disebut bukan kader Partai Demokrat. Sebut saja Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Ketua MK Mahfud MD.
(dat18/okezone) 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment