Thursday, 14 February 2013 15:23    PDF Print E-mail
Dilapor ke KPK, Rudi anggap angin lalu
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Indonesia Resources Studies (IRESS) melaporkan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Apa tanggapan Rudi?

"Mengenai pelaporan ke KPK, lapor saja. Melapor kan itu hak semua hak warga negara Indonesia. Saya pun bisa melapor ke KPK," ujar Rudi Rubiandini,  hari ini.

Rudi menambahkan, dirinya tidak terlalu memikirkan kasus itu. "Anggap saja angin lalu. Banyak pekerjaan yang lebih penting dari pada memikirkannya. Saya memikirkan untuk kepentingan gas nasional," tambah Rudi yang juga dilaporkan bersama mantan bosnya di Kementerian ESDM, Jero Wacik.

Lebih jauh, Rudi menambahkan, apabila pihak pelapor menuntut lebih jauh, Rudi meminta pelapor membuktikan hal tersebut ke pengadilan.

Sebagai informasi, pelaporan yang dilakukan Direktur Eksekutif IRESS Marwan Batubara bersama aktivis dan gerakan mahasiswa menggugat dan melaporkan Menteri ESDM Jero Wacik, Wakil Menteri ESDM Susilo Siswo Utomo dan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini ke KPK terkait rencana perpanjangan kontrak Blok Mahakam di Kalimantan Timur.

Menurut Marwan, ketiga pejabat tersebut berniat memperpanjang kontrak Blok Mahakam kepada Total E&P Indonesie dan Inpex yang dapat merugikan negara ratusan triliun Rupiah. Marwan juga menuding ketiga pejabat tersebut melakukan tekanan kepada Pertamina dan melakukan berbagai kebohongan publik.
(dat06/okz)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment